Dapperclean | Fakta Tentang Sepatu Yang Belum Kalian Ketahui - Dapper Clean
Sepatu merupakan fashion item yang hampir tak pernah ketinggalan dalam melengkapi penampilan kita. Ya dong, masa jalan tapi tidak pakai alas kaki. Melengkapi dan memadukan Fashion kita dengan memakai semua jenis model alas kaki. Nah, ada beberapa fakta sepatu yang akan diberi tahu nih ke kalian
fakta, tentang, sepatu, yang, belum, kalian, ketahui, Dapper Clean
998
post-template-default,single,single-post,postid-998,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,paspartu_enabled,paspartu_on_bottom_fixed,qode-theme-ver-11.0,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive

Fakta Tentang SEPATU yang Belum Kalian Ketahui – Dapper Clean

Fakta Tentang Sepatu Yang Belum Kalian Ketahui

Sepatu merupakan fashion item yang hampir tak pernah ketinggalan dalam melengkapi penampilan kita. Ya dong, masa jalan tapi tidak pakai alas kaki. Melengkapi dan memadukan Fashion kita dengan memakai semua jenis model alas kaki. Nah, ada beberapa fakta sepatu yang akan diberi tahu nih ke kalian, yuk baca di bawah ini ;

 

1. Pengguna heel shoes pertama adalah pria

Siapa sangka pengguna sepatu bertumit pertama bukan wanita, tetapi justru kaum pria? Pada abad 10, para pria yang biasa berkuda mengenakan sepatu bertumit agar kaki bisa berpijak dengan mantap di pelana. Lantas karena kepemilikan kuda juga  merupakan bukti kekayaan, heels menjadi  tanda dari aristokrasi dan posisi sosial yang tinggi, bukan pembeda gender.

2. Sepatu adalah simbol status/peran mereka dalam sebuah perfilman

Saat aktor Yunani kuno mementaskan  drama di panggung, kostum yang mereka gunakan sangat penting bagi penonton untuk mengetahui identitas karakter. Sepatu bot kuno alias buskins dipakai oleh para aktor yang membintangi peran-peran penting. Sementara para aktor yang membintangi peran-peran kecil mengenakan sandal biasa atau kaus kaki.

3. Sepatu bersol karet disebut Sneaker karena tidak berbunyi saat melangkah.  

Pada akhir tahun 1800-an, orang mulai suka menyebut sepatu dengan hak karet sebagai sneaker. Alasannya karena sepatu jenis ini memang tak menimbulkan bunyi, seperti layaknya orang yang mengendap-endap atau ‘sneaker’.

4. Sepatu kerja menunjukkan gaji

Berdasarkan polling dari laman Beso.com yang dibuat pada tahun 2013, di antara 6.750 wanita, 71 persen dengan pendapatan kurang dari $ 40 setahun jarang menggunakan sepatu heels ke tempat kerja. Sementara 21 persen lainnya yang menghasilkan $ 150 setahun. Besarnya gaji seseorang tercermin dari sepatu yang dikenakan untuk bekerja. Para wanita yang bergaji besar cenderung lebih suka mengenakan high heels untuk ke kantor. Sementara para wanita yang memiliki gaji standar lebih memilih sepatu yang nyaman untuk bekerja.

 

No Comments

Post A Comment